Bisnis Investasi yang Aman dan Pasti Menghasilkan, Adakah?

Bisnis Investasi yang Aman dan Pasti Menghasilkan, Adakah?

Bisnis Investasi yang Aman dan Pasti Menghasilkan, Adakah?

Oleh: Jonru Ginting

Seorang teman tiba-tiba menghubungi saya lewat WhatsApp. Dia katanya punya uang nganggur Rp 30 juta.

“Saya ingin dapat passive income dari uang ini,” katanya. “Bisakah Pak Jonru membantu menginvestasikan uang tersebut?”

Baiklah, begini Sahabatku. Kita sekarang bicara tentang bisnis investasi, ya.

YUK BACA SAMPAI SELESAI. Karena informasi ini insya Allah sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin berbisnis investasi. Agar tidak sampai salah jalan.

Siap? Oke, kita mulai.

* * *

Apa itu bisnis investasi?

Bisnis investasi adalah jenis bisnis di mana kita hanya perlu menyetorkan modal (uang) pada pengelola bisnis, tidak perlu bekerja apapun. Lalu kita mendapat profit tanpa harus bekerja apapun.

Wah, asyik banget kan?

Tapi jangan senang dulu, Bro!

Fakta membuktikan bahwa 9 dari 10 orang yang menawarkan bisnis investasi adalah penipu. Yang 1 orang lagi adalah pemula yang baru belajar nipu.

“Lho, saya bukan penipu dan tidak ada niat untuk nipu orang. Justru saya yang pernah tertipu oleh bisnis investasi!”

Iya, saya paham. Orang seperti Anda sangat banyak jumlahnya. Orang jujur, amanah, berakhlak baik, tapi tidak sadar sedang dimanfaatkan oleh penipu.

Anda gabung dengan sebuah bisnis investasi. Oleh bisnis tersebut, Anda diminta untuk mengajak orang lain.

Anda pun mengajak 10 orang teman. Mereka semua menyetorkan uang lewat Anda. Lalu uang tersebut Anda setorkan ke perusahaan.

Tiba-tiba perusahannya bubar, pengelolanya kabur entah ke mana. Teman-teman Anda pun menagih, “Mana uang saya?”

Anda bingung karena sudah tidak memegang uangnya. Anda dituduh penipu, padahal Anda pun korban penipuan juga. Tragis banget, kan?

Seperti itulah fakta yang sering terjadi pada bisnis investasi. Hampir semua tawaran bisnis investasi adalah PENIPUAN.

“Lalu apakah saya tidak boleh berbisnis investasi?”

Tentu boleh. Siapa yang melarang? Hehehe…..

* * *

HAL UTAMA yang harus Anda pahami adalah: Semua bisnis pasti ada resikonya. Ada peluang untuk untung, ada juga peluang untuk rugi.

Bisnis itu identik dengan KETIDAKPASTIAN. Penghasilan kita tidak pernah pasti. Satu-satunya hal yang pasti pada bisnis apapun adalah KETIDAKPASTIAN.

Oleh karena itu: Jika ada orang menawarkan bisnis dengan janji “Pasti berpenghasilan sekian juta perbulan, ” maka Anda tak perlu ragu. Tak perlu bimbang. Tak perlu mikir panjang lebar.

Anda harus YAKIN 100% bahwa itu PENIPUAN. Mana ada bisnis yang bisa menjamin kepastian profit! Waspadalah!!!

“O gitu, ya? Jadi kalau ingin bisnis investasi, apa yang harus saya lakukan agar tidak pernah rugi, tidak pernah tertipu?”

Wahai Ferguso, jangan pernah bermimpi untuk BEBAS 100% dari kedua hal tersebut. Itu tidak akan pernah terjadi! Yang bisa Anda lakukan adalah berikhtiar untuk memperkecil peluang rugi dan tertipu tersebut.

“Caranya?”

Caranya adalah MENGENAL 3 Jenis Bisnis Investasi yang Relatif Aman.

Saya pakai istilah “relatif” lho ya. Artinya, peluang untuk rugi dan tertipu tetap ada, tapi bisa diminimalisir.

* * *

Berikut adalah 3 jenis bisnis investasi yang relatif aman.

SATU:

Berinvestasilah pada perusahaan yang sudah go public. Anda bisa membeli saham mereka, dengan nilai semampu Anda.

Investasi seperti ini relatif lebih aman dan terjamin karena faktor kredibilitas, dan ada jaminan legalitas dari pemerintah.

NB: Jika Anda muslim yang sangat peduli soal rezeki yang halal dan berkah, silahkan berkonsultasi dengan ustadz yang ahli fiqih syariah, agar tidak sampai salah jalan.

DUA:

Jika Anda seorang sultan seperti Raffi Ahmad, maka Anda punya kekuatan dari segi ekonomi, kan? Artinya, Anda bisa dengan mudah mengendalikan atau mengatur-atur orang lain.

Nah, untuk Anda yang masuk kategori sultan, maka RELATIF AMAN untuk berinvestasi pada perusahaan milik orang lain. Belilah saham mereka, minimal 51 persen. Anda cukup jadi investor, tidak perlu bekerja apapun.

TIGA:

Jika Anda bukan sultan, maka JANGAN PERNAH MIMPI berinvestasi ala sultan. Bukan level Anda. Belum saatnya!
Jika Anda mau seperti itu, ya BERUSAHA dulu agar jadi sultan. Udah gitu aja.

PERLU DIINGAT:

Semua penipuan investasi merupakan bisnis yang menawarkan investasi ala sultan, KEPADA mereka yang BUKAN SULTAN dan mudah dibohongi.

Anda orang pintar, kan? Jika ya, jangan pernah tergiur pada bisnis investasi yang seperti itu. Waspadalah!

Untuk Anda yang bukan Sultan, maka hanya ada dua cara RELATIF AMAN untuk berinvestasi:

Cara #01:

Menjadi investor untuk bisnis yang dijalankan oleh ORANG KEPERCAYAAN ANDA. Lalu:

(1) Buatlah sistem yang baik untuk meminimalisir terjadinya korupsi dst oleh pengelola.

(2) Anda harus tetap rajin memantau dan mengawasi.

Ingat kata Bang Napi: Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan.

LUBANG KESEMPATAN bisa ditutup atau diperkecil dengan cara membuat sistem yang baik dan melakukan pengawasan seketat mungkin.

Cara #02:

Berinvestasi pada bisnis milik sendiri. Anda jadi investor sekaligus pengelola. Anda menjalankan sendiri bisnisnya dengan segala resiko dan ketidakpastiannya.

* * *

KESIMPULAN:

Jika Anda belum jadi sultan, maka jangan pernah berbisnis investasi ala sultan, di mana Anda cukup setor modal, lalu profit mengalir ke rekening, tanpa Anda harus bekerja.

Intinya: Anda tetap harus TERJUN LANGSUNG untuk BEKERJA. Anda harus secara aktif menjalankan bisnisnya. Jangan pernah tergiur pada bisnis investasi yang menawarkan keuntungan besar hanya dengan cara setor modal, dan setelah itu tinggal tunggu hasilnya.

INGAT: Banyak orang tertipu oleh bisnis investasi, karena semua bisnis seperti itu berhasil menipu orang dengan cara yang sama:

Di saat investasi kita masih kecil, mereka memberikan uang (profit) pada kita. Tujuannya untuk MEMBANGUN KEPERCAYAAN.

Setelah kita percaya, mereka mengajak invest dalam jumlah besar. Dan kita mau saja, karena pada dasarnya sudah percaya.

Setelah kita inves besar-besaran itulah, MEREKA HILANG entah ke mana. Uang kita hilang tak berbekas.

Jadi jangan heran, banyak orang membela bisnis investasi bodong dengan kalimat, “Ini bisnis riil, kok. Terbukti menghasilkan. Saya sudah beberapa kali dapat penghasilan dari bisnis ini.”

Mereka bisa bicara seperti itu karena belum kena batunya aja. Waspadalah!!!

Jakarta, 20 Agustus 2022

Jonru Ginting

Penulis adalah Social Media Influencer, Coach Nasional PT BEST Corp Syariah yang telah membina lebih dari 400 pebisnis