Kiat agar Bebas Utang Bebas Riba | Bagian 9: Ikhtiar

Kiat agar Bebas Utang Bebas Riba | Bagian 9: Ikhtiar

Kiat agar Bebas Utang Bebas Riba. Bagian 9: Ikhtiar

Oleh: Jonru Ginting

Semua kiat dan amalan yang telah dibahas sebelumnya, semua itu tentu harus dilengkapi dengan IKHTIAR. Ya, tentunya kita harus berikhtiar. Sebab Allah SWT berfirman (terjemahannya):

“….Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…..” (QS Ar-Ra’d: 11)

Memang benar bahwa rezeki kita diberikan oleh Allah. Memang benar bahwa kita bisa jadi orang sukses dan kaya raya,  karena Allah menolong kita. Utang kita bisa lunas semua karena Allah menolong kita.

Namun tentu saja, pertolongan Allah datangnya antara lain lewat ikhtiar kita. Oleh karena itu, ikhtiar merupakan salah satu cara yang harus kita jalankan jika ingin bebas utang bebas riba.

Namun ada TIGA HAL yang perlu kita pahami tentang ikhtiar:

SATU:

Tidak ada satu dalil pun dari Al Quran dan Hadits yang mengharuskan kita untuk sukses atau berhasil. Allah dan Rasulullah hanya memerintahkan kita untuk BERUSAHA. Adapun soal hasil, itu urusan Allah, bukan urusan kita.

Jadi, yang harus kita lakukan adalah berikhtiar saja. Jangan mikirin hasilnya, apalagi sampai pusing, sedih, bahkan putus asa mikirin hasil.

Islam mengajarkan kita untuk berikhtiar semaksimal mungkin. Setelah itu, mari bertawakkal. Serahkan hasilnya kepada Allah semata. Rajin-rajinlah berdoa agar Allah membalas ikhtiar kita dengan HASIL TERBAIK.

DUA:

Hasil yang kita dapatkan bukan dari ikhtiar kita, melainkan dari pertolongan Allah. Ini merupakan KONSEP DASAR yang harus kita pahami dan yakini dalam berikhtiar. Dengan konsep seperti  in, maka kita diharapkan tidak pernah mempertuhankan ikhtiar: Menganggap bahwa semua yang kita dapatkan merupakan hasil dari ikhtiar kita.

Agar lebih jelas, coba simak kisah tentang sejarah air zam-zam. Saat itu, bunda Siti Hajar mencari air di tengah gurun pasir yang sangat tandus dan panas. Beliau berlari-lari dari bukit Shofa dan bukit Marwah, bolak-balik selama tujuh kali.

Beliau berharap bisa menemukan air di kedua tempat tersebut. Namun ternyata, sama sekali tidak ada air di Shofa dan Marwa. Justru air memancar di tempat yang berbeda, yakni di bawah kaki Nabi Ismail.

Jika “bolak-balik Shofa Marwa” dianggap sebagai ikhtiar, dan “air memancar di bawah kaki Nabi Ismail” dianggap sebagai Pertolongan Allah, maka dari kisah tersebut kita bisa membuktikan:

Ternyata Pertolongan Allah tidak ada hubungannya dengan ikhtiar kita. Karena itu, jangan pernah sombong, merasa bahwa kita bisa sukses dan kaya raya karena ikhtiar kita. Semua itu semata-mata karena Pertolongan Allah.

“Lalu jika demikian, apa gunanya kita berikhtiar?”

Nah, di sinilah kita perlu menempatkan IKHTIAR pada posisi yang tepat, sesuai dengan ajaran agama.

Fungsi ikhtiar adalah sebagai cara kita untuk merayu Allah, agar DIA menolong kita. Sama seperti Bunda Siti Hajar, yang merayu Allah dengan cara bolak-balik sebanyak tujuh kali antara bukit Shofa dan bukit Marwah.

TIGA:

Jangan gunakan hitung-hitungan akal manusia dalam berikhtiar. Sebab rezeki dan pertolongan Allah tidak bisa dipahami dengan logika manusia. Itu di luar logika kita.

Allah Maha Kaya. Allah Maha Berkehendak. Tak ada yang tidak mungkin bagiNya. Walau utang kita Rp 100 miliar, itu semua bisa lunas dalam waktu 2 minggu bahkan 2 hari atau 2 jam, jika Allah menghendakinya!

Sudah banyak sekali bukti tentang orang yang mendapat pertolongan Allah melalui cara-cara yang sungguh di luar dugaan, bahkan di luar nalar.

Jadi tak perlu bingung atau stress jika Anda punya utang 200 miliar misalnya. Jangan pernah berpikir seperti ini:

“Utang saya 200 miliar, sedangkan penghasilan bulanan saya hanya 10 juta. Bagaimana cara membayar utang sebanyak itu? Rasanya tidak mungkin!”

Oh, jangan pernah berpikir seperti itu, Ferguso! Ingat bahwa rezeki dan pertolongan Allah tidak bisa dinalar pakai logika manusia.

Amalkan saja kiat-kiat yang dijelaskan pada serial tulisan ini. Maka Insya Allah pertolongan dariNya akan segera menghampirimu. Aamiin….

Ikhtiar Terbaik

Ada banyak pilihan cara yang bisa kita tempuh dalam berikhtiar. Namun berdasarkan pendapat para ahli, juga berdasarkan pengalaman, ikhtiar terbaik agar kita bisa SEGERA bebas utang bebas riba adalah BERBISNIS.

Kenapa kok berbisnis? Ya, karena berbisnis memberikan kita peluang untuk punya penghasilan yang jauh lebih besar ketimbang jadi karyawan. Dan utangmu yang sangat besar itu hanya bisa dibayar pakai penghasilan yang besar, kan?

Oleh karena itu, bagi Anda yang sedang terjerat utang dalam jumlah besar, maka mulailah BERBISNIS.

“Lha, untuk berbisnis kan butuh modal. Padahal saya tidak punya uang dan sedang terjerat utang. Gimana dong?”

Oke. Silahkan baca kedua artikel berikut, ya:

  1. Ingin Berbisnis tapi Tidak Punya Modal, Bagian 1
  2. Ingin Berbisnis tapi Tidak Punya Modal, Bagian 2

Semoga bermanfaat.

Jonru Ginting

Selain kiat di atas, tentunya kita harus BERIKHTIAR atau MENCARI UANG agar utang kita lunas. Ada banyak ikhtiar yang bisa kita lakukan. Namun ikhtiar terbaik adalah BERBISNIS.

Alhamdulillah, PT BEST Syariah telah terbukti membantu ribuan orang terbebas dari jeratan utang dan riba. Orang yang dulu hidup serba kekurangan, kini telah SUKSES dan IMPIAN TERWUJUD.

Anda Ingin MENGUBAH NASIB melalui bisnis PT BEST Syariah? Yuk Baca Info Lengkapnya DI SINI.