Ecoracing; Antara Isu Haram, Riba, dan Nama DBS di Masa Lalunya

Ecoracing; Antara Isu Haram, Riba, dan Nama DBS di Masa Lalunya

Oleh: Jonru Ginting

@jonrugintingnew

“Hati-hati lho. Pendiri Ecoracing adalah Febrian Agung yang dulu mendirikan DBS. Dulu DBS bermasalah dan banyak korbannya.”

Itu salah satu komentar yang sering saya dengar. Bahkan, saya sudah mendengarnya sejak dulu pertama kali gabung Ecoracing.

Kebetulan saya dulu juga member DBS. Tapi saya baru tahu siapa pendirinya sejak ada yang komen di IG saya, bulan Juli 2019 lalu. Kaget juga ketika tahu bahwa pendiri DBS dan Ecoracing ternyata sama orangnya.

Apakah saya terpengaruh oleh ucapan di atas? Alhamdulillah, tidak. Karena:

  1. Saat mendengar komentar seperti itu untuk pertama kalinya, saya belum pernah bertemu langsung dengan Pak Haji Febrian Agung. Saya belum tahu persis seperti apa orangnya. Namun dari cerita teman-teman Ecoracing yang pernah bertemu dengannya. menurut mereka beliau orangnya sangat kaya raya namun juga sangat sholeh, jujur, amanah dan sangat dermawan. Testimoni seperti itu membuat saya yakin bahwa beliau orang baik dan lurus dalam beragama. Maka saya tidak mudah terpengaruh oleh isu miring tentang DBS.
  2. Saya sudah menggeluti dunia bisnis sejak tahun 2007, dan sangat paham bahwa kegagalan di dalam berbisnis itu sangat biasa.
  3. Bahkan berbuat salah karena salah strategi, salah memilih partner, dst, juga sangat biasa. Bahkan sering terjadi, mitra bisnis kita yang berbuat salah, namun kita yang kena getahnya. Kita pun “dihukum” oleh para pelanggan, bahkan bisa masuk penjara, padahal yang salah bukan kita. Saya sangat paham hal seperti ini.
  4. Saya juga sangat paham, bahwa selama si pebisnis adalah orang baik, maka dia akan belajar dari kegagalan dan kesalahan masa lalu. Dia akan mengelola bisnis dengan cara yang lebih baik.

Dengan pemikiran seperti itu, maka saya justru makin percaya pada Ecoracing setelah mendengar berita miring tentang DBS. Sebab saya yakin, owner-nya pasti telah belajar dari kesalahan dan kegagalan masa lalu.

* * *

Lantas, beberapa pengalaman membuat saya berkesempatan mendapat cerita seputar sejarah DBS dan Ecoracing. Memang ceritanya tidak utuh, hanya sepotong-sepotong, dari beberapa sumber. Namun ketika mencoba “merangkai” potongan-potongan tersebut, saya pun mendapat gambaran umum yang cukup mencerahkan.

Intinya:

  1. Dulu DBS gagal karena ketinggalan teknologi. Anda mungkin masih ingat: Saat DBS berjaya, sistem pengisian pulsa di Indonesia masih manual, belum secanggih sekarang. Dan DBS gagal dalam beradaptasi dengan teknologi baru.
  2. PT DBS didirikan tahun 2008 dan tutup tahun 2013. Pada tahun 2013 tersebut, Haji Febrian Agung mendirikan VSI dengan kepemilikan saham 90%, dan 10% lagi adalah saham Ustadz Yusuf Mansur, Belakangan, Pak Febrian mensedekahkan sahamnya kepada UYM. Lalu oleh UYM, perusahaan VSI ini pun direbranding menjadi Paytren.
  3. Saya tidak tahu persis seperti apa kesalahan DBS di masa lalu (yang katanya menelan banyak korban), karena saya tidak mengikuti perkembangan beritanya. Saya sendiri tidak merasa jadi korban, karena dulu saya hanya aktif sebentar di DBS.
  4. Namun dari cerita pak Haji Febrian Agung, saya mendapat info bahwa dulu beliau pernah tergoda untuk terlibat riba. Akibatnya, perusahaannya bangkrut, hutangnya miliaran, dan dikejar-kejar oleh debt collector. Mungkin kesalahan dan kegagalan DBS berkaitan dengan cerita ini. Wallahualam, saya tidak tahu persis.

Stress dan frustasi pun beliau alami ketika itu. Dan dalam keadaan hidup terpuruk, beliau pun naik haji, bertaubat, dan memutuskan untuk hijrah.

Pak Febrian Agung merasakan sendiri, bagaimana hidupnya jadi menderita gara-gara riba. Karena itulah, dia kini “dendam banget” pada riba. Dia ingin memberantas riba. “Dendam” inilah yang beliau “lampiaskan” di Ecoracing. Beliau ingin agar Ecoracing menjadi wasilah untuk membebaskan umat dari jeratan hutang dan riba.

* * *

Cerita di atas menjadi salah satu alasan kenapa saya SEMAKIN YAKIN berbisnis di Ecoracing. Saya memandang bahwa Ecoracing bukan hanya sebatas bisnis untuk mencari rezeki duniawi. Ada misi visi mulia di dalamnya, yakni misi/visi untuk memberantas riba, memperkuat ekonomi umat, dan mengajak para mitranya untuk selalu mengutamakan akhirat dalam berbisnis.

Ketika banyak orang yang berkata Ecoracing itu riba, saya hanya tertawa saja. Bagaimana mungkin Ecoracing riba? Justru ownernya sudah kapok main riba dan ingin memberantas riba.

Saya juga melihat dengan mata kepala sendiri, bagaimana Pak Haji Febrian Agung beserta tim beliau di PT BEST, selalu berusaha agar Ecoracing dikelola dengan sistem dan cara-cara yang sesuai syariat Islam. Sistem bisnisnya yang mengadopsi MLM, diatur sedemikian rupa sehingga tak ada ruang untuk unsur-unsur yang berbau haram.

Maka ketika banyak yang bilang sistem bisnis Ecoracing haram, saya pun hanya tertawa saja. Mereka adalah orang-orang yang tidak tahu tapi sok tahu. Mereka hanya menilai dari luar, menyamaratakan semua MLM sama saja. Mereka tidak pernah mempelajari secara langsung ke sistem Ecoracing.

Dan soal banyaknya haters yang menyerang, memfitnah dan menjelek-jelekkan Ecoracing secara masif, alhamdulillah saya tahu persis penyebabnya:

  1. Ecoracing sudah menjadi perusahaan besar, omset triliunan. Ini mengakibatkan banyak pihak yang merasa kepentingannya terganggu.
  2. Misi anti riba membuat pihak-pihak yang pro riba pun merasa terganggu kepentingannya.
  3. Produknya yang bisa menghemat BBM pun membuat banyak mafia BBM yang merasa terganggu.
  4. Banyak kompetitor di bisnis MLM pun yang merasa terganggu, karena Ecoracing kini berhasil mengungguli mereka. Saya sempat melihat, bahwa sejumlah haters yang hobi menjelek-jelekkan Ecoracing, ternyata mereka jualan produk sejenis, hehehe…. Ternyata ada bis kota yang ingin mendahului bis kota lainnya 🙂

ARTINYA:
Ecoracing adalah perusahaan besar, berpengaruh, dan diperhitungkan. Selama bulan Maret 2019 sd September 2019 saja, Ecoracing sudah membagikan reward:

  • 1200 motor
  • 850 mobil cash 150 juta
  • 80 mobil cash 500 juta
  • 50 rumah mewah 1M

Itu belum termasuk reward yang dibagikan pada periode-periode lainnya.

SECARA LOGIKA: Apa mungkin perusahaan kecil memberikan reward sebanyak itu? Tentu hanya perusahaan besar yang bisa.

Jadi wajar jika haters Ecoracing sangat banyak dan diserang secara masif dari sana-sini. Jika Ecoracing hanya perusahaan kaleng-kaleng, pasti orang-orang juga tidak peduli. Betul?

NB: Kenapa Ecoracing bisa memberikan banyak reward? Apa beda Ecoracing dengan money game dan MLM pada umumnya? Silahkan baca penjelasan lengkapnya di goberkahnoriba.net/faq.

Jakarta, 28 Januari 2020
Jonru Ginting

4 Comments

  1. Itulah dunia bisnis segalah sesuatu yg baik selalu di bls dgn niat yg salah,tpi aku ga kaget karna itu sudah karakter orang2 gagal jdi kita maklumi saja ,saya aja merasa punya bisnis di bidang jasa aja saya mau tinggalkan karna eco recing inilah tempatnx bisnis betul dan ga ribah,saya siap susah lepaskan bisnisku asal aku gabung di eco recin ,karna eco resin lah bisnis aku dambakan, dan sangat menjanjikan masa depan untuk saling membantu,karna bisnis gagal itu adalah bisnis tunggal dan tak punya mitra,aku yakin karna banyak orang cerita dulu kaya dan skn melarat ,dan bisnis yg baik dan umurnx panjang sampai 7 generasi adalah bisni yg bermitra,ya itu eco recing GO BERKAH NO RIBA ECO RESING HIDUPKU💪💪🚖🚖🏠🏠

    1. Ingat kawan cerita yg selalu mejatuhkan bisnis orang lain adalah mental iblis karna mereka itu adalah manusia gagal seperti firaun gagal jdi tuhan,sukses itu butuh komitmen umyg kuat dgn mental sabar adalah jiwa peminpin sukses,,dan klu anda mau bisnis yg baik itu adalahECO RECING tempatnx karna motonx yg sangat mulia adalah GO BERKAH NO RIBA,jdi mulai saat ini kita ga perlu melihat dan mendengar cerita orang untuk menggagalkan sukses kita,karna mereka itu bukan jga siapa2,,dgn melangkah msk ECO RECING klu mau sukses dunia akhirat,,!aku setia sampai mati asal ECO RECIN tempatku dgn mengingat ALLAH,moga dgn eco recin inilah saatnx kita saling membantu,💪💪🚖🚖

  2. Mereka setiap detik sibuk ngurusi Eco Racing, mencari celah-celah kelemahan Eco Racing sebagai bahan bullyan. Bagi Saya keberadaan haters itu perlu untuk mengontrol PT BEST ibarat seorang oposisi mengontrol pemerintah. Orang-orang yang berfikir pendek akibat dikecewakan oleh Leadernya bisa menjadi alasan mereka untuk menguliti PT BEST.

    Ada kalanya haters itu memberikan alasan yang betul, ada banyak pula yang bertindak asal bisa menghina bisnis PT BEST. Semoga keberadaan haters itu menjadikan PT BEST semakin baik.

    Untuk product knowledgenya PT BEST seperti Eco Farming itu perlu dilengkapkan lagi tata cara pembuatan BIANG yang video tutorialnya lengkap dari perusahaan, bukan video dari pengguna. Kebanyakan product knowledgenya Eco Farming berasal dari para pengguna, termasuk tata cara penyiramannya. Seharusnya dari awal itu perusahaan yang mengeluarkan Eco Farming sudah menyiapkan segalanya di support system sehingga para agen tinggal Download file datanya tanpa nyari-nyari testimoni di fb, youtube maupun IG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *