Mengganti Isi Otak

Mengganti Isi Otak

Mengganti isi Otak

Oleh: Jonru Ginting

Banyak orang TIDAK BISA sukses, bukan karena tak punya keahlian, bukan karena tak pintar bicara, bukan karena tak punya fasilitas pendukung, bukan karena pendidikannya rendah, bukan karena apapun.

Mereka tidak bisa jadi orang sukses karena OTAKNYA BERISI SAMPAH.

“Lho, maksudnya gimana?”

Begini contohnya:

Saya sering ketemu orang yang mengaku punya banyak impian: Ingin bebas utang, ingin punya mobil, ingin beli rumah, pengen ini mau itu. Mereka ngakunya serius ingin MENGUBAH NASIB, karena sudah tidak kuat menjadi orang miskin yang penuh dengan penderitaan.

“Gimana caranya agar saya bisa sukses, kaya raya, semua impian saya terwujud?”

“Cobalah berbisnis.”

“Iya, saya juga tahu bahwa berbisnis adalah solusinya. Tapi saya kan tidak pintar jualan, tidak punya bakat, tidak punya relasi, tidak pintar bicara. Intinya saya punya banyak kekurangan. Gimana dong?”

“Oke, begini Ferguso. Kamu tahu mobil, kan?”

“Tentu tahu, dong!”

“Dari semua komponen di dalam mobil, mana yang punya peranan paling penting?”

“Mesin.”

“Betul sekali. Walau bensinnya cukup plus ditambah Eco Racing, walau baru ganti oli, walau stir dan remnya oke, walau radiator dan semua komponen lainnya serba prima, tapi semua itu tidak akan ada gunanya jika mesinnya rusak. Betul, kan?”

“Yes, betul sekali, Pak.”

“Jika tubuh kita diibaratkan mobil, mesinnya terletak di mana?”

“Kepala. Namanya otak, Pak.”

Ya, lagi-lagi kamu benar. Otak adalah mesin utama pada tubuh kita.

Bicara soal otak, pasti kita langsung teringat pada PIKIRAN. Sebab pikiran itu letaknya di otak. Artinya: Pikiran adalah bagian dari mesin utama di tubuh kita.
Selain pikiran, ada unsur lain yang bernama PERASAAN. Anda boleh percaya boleh tidak, tapi perasaan jauh lebih berkuasa ketimbang pikiran.

Maka boleh dikatakan bahwa MESIN UTAMA di dalam tubuh kita adalah PIKIRAN & PERASAAN. Mereka berdua inilah yang MENGENDALIKAN KITA untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.

Contoh:

Di sebuah pameran mobil, si A dan B melihat Pajero. PERASAAN mereka langsung jatuh cinta, ingin memiliki mobil tersebut. Tapi saat ini uang mereka tidak cukup.

Maka:

Si A menyadari bahwa dirinya hanya seorang karyawan dengan gaji kecil. Dia berpikir, “Saya tidak mungkin punya mobil Pajero. Saya memang sangat suka pada mobil ini. Tapi ya sudahlah. Tak ada gunanya bermimpi.”

Si B pun sebenarnya sama dengan A. Dia juga seorang karyawan dengan gaji yang sangat kecil. Tapi B punya pikiran yang berbeda:

“Tak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha. Walau gaji sangat kecil, tapi saya yakin SUATU SAAT NANTI bisa punya mobil Pajero!”

Nah, apakah Anda bisa “meramal” nasib A dan B di masa depan? Siapa yang berpeluang untuk punya mobil Pajero?

Untuk A:
Peluangnya untuk punya mobil Pajero sangat kecil, bahkan mungkin tidak ada. Kenapa? Karena sejak awal dia tidak yakin. Karena tidak yakin, maka dia tidak akan tergerak untuk action dan berjuang untuk mewujudkan impiannya.

Untuk B:
Dia punya peluang besar untuk memiliki mobil Pajero. Kenapa? Ya karena dia yakin. Keyakinan itu akan menggerakkannya untuk action dan berjuang mewujudkan impian.

Nah, ISI OTAK yang berbeda ternyata bisa menghasilkan masa depan yang berbeda. Sampai di sini paham, kan?

“Iya, sangat paham!”

* * *

Jadi Sahabat Sekalian, segala sesuatu harus dimulai dari otak kita. Sebab isi otakmu sangat menentukan seperti apa masa depanmu.

Jika ingin jadi orang sukses dan semua impian terwujud, tapi isi otakmu masih dikuasai oleh SAMPAH seperti pikiran-pikiran negatif, pesimis, minderan, tidak yakin, merasa tidak mampu dan sebagainya, maka DIJAMIN kamu tidak akan bisa jadi orang sukses. Impianmu tidak akan pernah terwujud.

Agar bisa jadi orang sukses dan impianmu terwujud, hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan sampahnya dan MENGGANTI ISI OTAKMU.
Gantilah dengan pikiran positif, optimisme, keyakinan tingkat tinggi, percaya diri, dan sebagainya.

“Iya, saya ingin seperti itu. Bagaimana caranya?”

Oke, baiklah. Ikhtiar untuk membersihkan sampah dan mengganti isi otak ini bisa kita namakan INVESTASI LEHER KE ATAS.

Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk INVESTASI LEHER KE ATAS. Berikut beberapa di antaranya:

1. Perdalam Ilmu Agama

Jika kamu mengaku beriman, tapi otakmu masih dikuasai oleh hal-hal negatif, pesimis dan ketidakyakinan, maka sebenarnya imanmu belum kuat.

“Lho, kok gitu?”

Iya, karena ajaran agama itu aslinya mengajarkan kita untuk optimis, punya keyakinan tingkat tinggi, percaya diri, bermental juara, dan sebagainya.

2. Membaca Buku

Hampir semua orang sukses itu rajin baca buku, khususnya buku-buku motivasi, juga buku-buku yang bisa mencerahkan pikiran, seperti:

The Law of Attraction
Rich Dad Poor Dad
The Cashflow Quadran
The 7 Laws of Happiness
Quantum Ikhlas
Pola Pertolongan Allah
Dan sebagainya.

3. Hijrah Pergaulan

Bergaul dengan orang-orang positif yang selalu optimis dan yakin dalam hidupnya. Kurangi atau jauhi pergaulan dengan orang-orang yang selalu berpikiran negatif dan pesimis.

4. Ikuti Orang Hebat

Di media sosial, silahkan follow dan rajin menikmati konten-konten dari orang-orang hebat plus sukses, seperti Merry Riana, Dewa Eka Prayoga, Tung Desem Waringun, Rico Huang, Mario Teguh, Jamil Azzaini, Randu Sekti Wibowo, Febrian Agung, dst.

Aktivitas-aktivitas seperti ini akan membuat pikiranmu dipenuhi oleh hal-hal positif, optimisme, percaya diri, serta keyakinan tingkat tinggi. Pikiran-pikiran negatif, pesimisme dan merasa tidak mampu, minderan, dst, akan terusir dengan sukses.

Jika isi otakmu sudah berubah, maka peluang untuk mewujudkan semua impian dan menjadi orang sukses akan terbuka dengan selebar-lebarnya.

Nah, jika kamu masih terjerat utang riba, masih banyak impian yang belum terwujud, dan ingin MENGUBAH NASIB, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah MENGGANTI ISI OTAKMU.

Setelah itu, yuk Gabung bersama saya di PT BEST Syariah, agar kita bisa BERSINERGI untuk meraih sukses dan berkah dunia akhirat.

Siap?

Jonru Ginting