Cara Berjualan yang TIDAK Disarankan

PT BEST Syariah adalah bisnis perdagangan atau jual beli. Namun bukan jual beli biasa. PT BEST Syariah adalah bisnis penjualan langsung atau network marketing. Oleh karena itu, cara kita berjualan BERBEDA dengan cara berjualan konvensional.

Berikut adalah beberapa cara berjualan yang TIDAK DISARANKAN.

1. Berjualan di Marketplace 

Kenapa tidak disarankan? Karena di marketplace banyak sekali orang yang berjualan produk palsu dengan harga yang sangat murah.

Perlu diketahui bahwa semua produk PT BEST yang asli, diberi stiker hologram unik. Lewat stiker hologram ini, kita bisa mengetahui siapa pembeli pertama dari produk tersebut.

Dengan sistem keamanan seperti ini, para online seller di marketplace tidak akan berani menjual produk berstiker hologram. Sebab ini sama saja dengan membongkar DARI MANA mereka mendapatkan produk tersebut.

Jika sudah ketahuan siapa pemilik asli produk tersebut, maka PT BEST Syariah bisa segera menonaktifkan akunnya. Sebab menjual produk PT BEST secara undercutting price termasuk hal yang sangat dilarang.

Memang, Anda bisa menjual produk PT BEST Syariah di marketplace dengan harga resmi.

Namun:

  1. Anda akan sulit bersaing dengan para online seller yang menjual produk palsu dengan harga sangat murah.
    .
  2. Kalaupun laku dijual, Anda hanya mendapat uang recehan yang tidak seberapa. Anda menghabiskan banyak waktu dan tenaga, hanya untuk mendapatkan hasil recehan.
    .
    Padahal di PT BEST ini, kita diajak untuk menjadi miliarder hanya dalam waktu 1 atau 2 tahun sejak gabung. 
    .
    Oleh karena itu, kita sebaiknya menggunakan cara-cara yang jauh lebih efektif dalam menjual produk-produk PT BEST Syariah.

2. Berjualan Pakai Booth 

Berjualan pakai booth bisa dilakukan di mana saja. Misalnya di acara bazar, di pinggir jalan, di area SPBU, dan sebagainya.

Tentu boleh saja Anda berjualan dengan cara seperti ini. Namun pengalaman membuktikan bahwa cara ini hanya membuang waktu namun hasilnya recehan.

Padahal sekali lagi, kita di PT BEST diajak jadi miliarder hanya dalam waktu 1 atau 2 tahun sejak gabung.

Karena itu, kita sebaiknya memilih cara berjualan yang paling efektif untuk mewujudkan hal tersebut.

3. Konsinyasi 

Konsinyasi adalah sistem penjualan produk, di mana si pemilik produk menitipkan produknya di toko atau warung tertentu. Si pemilik warung/toko tidak mengeluarkan biaya apapun. Dia akan mendapatkan komisi dari hasil penjualan produk. Sehingga si pemilik warung/toko tidak akan rugi apapun jika produknya tidak laku.

Sistem konsinyasi ini sangat biasa dilakukan pada bisnis penjualan konvensional. Namun pada bisnis penjualan langsung, sistem ini sangat tidak disarankan, bahkan DILARANG.

Kenapa dilarang? Karena bertentangan dengan peratuan pemerintah yang mengatur tentang bisnis penjualan langsung.

Sesuai namanya, maka produk-produk penjualan langsung hanya boleh dijual secara langsung pula.

Tidak boleh diperjualbelikan lewat saluran distribusi seperti distributor wilayah, agen besar, agen kecil, stokis, reseller, dan sebagainya.

Selain itu, sistem konsinyasi ini punya kelemahan fatal. Si pemilik toko/warung tidak punya motivasi untuk melariskan produk yang kita titipkan. Kenapa? Karena toh mereka tidak rugi apapun jika produknya tidak laku.

Berbeda halnya jika si pemilik warung/toko kita ajak menjadi mitra PT BEST Syariah. Maka mereka pasti akan penuh semangat dalam menjual produk-produk PT BEST. Sebab mereka punya kepentingan dan rasa memiliki. Sehingga mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melariskan produk-produk tersebut.

4. Membantu Jualan Tanpa Jadi Mitra 

Setelah menjadi mitra PT BEST, Anda mungkin ditawari oleh teman yang berprofesi sebagai salesman, atau staf marketing di perusahaan lain.

“Saya bantu jualin produk kamu ini, deh. Dari hasil penjualan, saya minta sekian persen dari profitnya.”

Jika ada teman Anda yang menawari seperti ini, maka saran saya… silahkan DITOLAK.

Kenapa? Karena kita harus patuh pada marketing plan perusahaan, bahwa harga produk untuk nonmitra adalah Rp 250rb per PV. Harga lebih murah hanya diberikan kepada mitra saja.

Jika teman Anda membantu menjualkan produk PT BEST (tanpa jadi mitra), maka dia hanya bisa mendapatkan produknya dengan harga konsumen. Sehingga dia tidak akan dapat profit apapun.

“Apakah tidak boleh jika saya memberikan harga khusus kepada teman tersebut, sehingga dia bisa dapat profit?”

Jawabannya: TIDAK BOLEH.

Mengapa?

Karena salah satu “senjata” kita untuk “merayu” seseorang agar mau gabung jadi mitra adalah HARGA PRODUK yang lebih murah.

“Jika kamu mau beli tanpa jadi mitra, harganya 250rb. Jika mau dapat harga lebih murah, silahkan gabung dulu jadi mitra.”

Kita harus ketat dan disiplin dalam menegakkan aturan seperti ini. Sebab jika kita memberikan harga khusus kepada nonmitra, maka dia tidak akan mau jika diajak gabung. Sebab tanpa jadi mitra pun, dia sudah dapat harga murah.

Lagipula:
Jika teman kita membantu menjualkan produk-produk PT BEST, biasanya mereka tidak akan punya rasa memiliki dan motivasi yang kuat. Sehingga hasil penjualannya pun akan kurang maksimal.

Berbeda halnya jika dia sejak awal gabung menjadi mitra. Tentu dia akan punya rasa memiliki dan motivasi yang kuat untuk menjalankan bisnis ini secara maksimal. 

5. Memberikan Sampel Gratis 

Mungkin Anda tergoda untuk memberikan sampel gratis pada teman atau tetangga. Harapannya: Semoga setelah pakai, mereka merasakan manfaatnya, lalu tertarik untuk gabung bisnisnya.

Alasan yang terkesan sangat masuk akal. Namun berdasarkan pengalaman:

Orang yang diberikan sampel gratis akan kurang menghargai produk yang dia terima. Sebab siapapun yang diberikan barang gratis akan menerimanya, walau dia sebenarnya tidak butuh atau tidak tertarik.

Saya pernah memberikan produk Eco Racing gratis pada seorang tukang parkir. Sebulan kemudian saya bertanya bagaimana pengalamannya dalam menggunakan produk tersebut. Dia menjawab, “Maaf Pak, produknya hilang. Lupa saya taruh di mana.”

Pengalaman ini membuat saya kapok memberikan sampel produk gratis pada siapapun.

Kalau mau coba produknya, ya silahkan beli.

Orang yang rela mengeluarkan uang untuk beli produk, artinya dia memang butuh atau tertarik pada produk tersebut. 

6. Menjual (ke nonmitra) dengan harga lebih murah 

Ini dikenal dengan istilah undercutting price. Misalnya: Harga resmi Rp 250rb per box, namun Anda jual Rp 200rb atau Rp 125rb.

Di marketplace, banyak sekali orang yang menjual dengan undercutting price. Ini melanggar hukum dan sangat dilarang.

Mungkin Anda berpikir, “Kalau jualan undercutting price di marketplace pasti gampang ketahuan. Tapi kalau saya jual ke perorangan dengan harga lebih murah, tentu tidak akan ketahuan, kan?”

Ya memang tidak akan ketahuan. Namun cara ini sangat tidak disarankan.

Alasannya sudah dibahas pada poin 4 di atas. Silahkan dibaca.

7. Cara-cara Lainnya yang Hanya Menghasilkan Uang Recehan 

Alasannya sudah disebutkan di atas.

Cara-cara seperti itu sebenarnya tidak dilarang. Boleh-boleh saja jika Anda menjual produk-produk PT BEST secara eceran dan hasilnya recehan.

Namun yang harus diperhatikan:

  1. Jangan fokus pada kegiatan seperti itu. Apalagi menghabiskan sebagian besar waktu Anda pada kegiatan seperti itu. Sebab Anda akan rugi sendiri. Jadikan kegiatan jualan eceran tersebut sebagai kegiatan sambilan saja.
    .
  2. Pada bisnis network marketing seperti PT BEST, kita sebaiknya memperlakukan aktivitas jualan sebagai sarana awal untuk rekrutmen. Jadi ketika menjual produk kepada seseorang, maka setelah itu kita melakukan follow up agar dia gabung jadi mitra. Intinya, jangan berhenti pada aktivitas jualan saja. Tujuan utama kita di bisnis ini adalah membangun jaringan kemitraan.

Catatan Penting:

Jika ingin mengetahui cara berjualan yang direkomendasikan dan terbukti paling efektif, maka silahkan hubungi leader Anda. Leader Anda pasti sudah tahu cara mana yang terbaik, karena mereka sudah berpengalaman.

Atau KLIK DI SINI untuk membaca artikel tentang Cara Berjualan yang Disarankan.